Sabtu, 20 Agustus 2016

KESETIAAN YANG MENGINSPIRASI


Manakala hati menggeliat mengusik renungan
Mengulang kenangan saat cinta menemui cinta
Suara sang malam dan siang seakan berlagu
Dapat aku dengar rindumu memanggil namaku

Saat aku tak lagi di sisimu
Ku tunggu kau di keabadian

Aku tak pernah pergi, selalu ada di hatimu
Kau tak pernah jauh, selalu ada di dalam hatiku
Sukmaku berteriak, menegaskan ku cinta padamu
Terima kasih pada maha cinta menyatukan kita

Saat aku tak lagi di sisimu
Ku tunggu kau di keabadian

Cinta kita melukiskan sejarah
Menggelarkan cerita penuh suka cita
Sehingga siapa pun insan Tuhan
Pasti tahu cinta kita sejati

 
video sound track film Habibie dan Ainun


Lagu diatas sempat mengguncang penggemar musik tanah air. Siapa yang tidak tahu lagu ini? Lagu yang merupakan sound track film Habibie dan Ainun ini mampu menghipnotis masyarakat dan membuat kita semakin kagum dengan sosok Prof. Dr. BJ Habibie, Presiden Indonesia yang ke-3.

Siapa yang tidak kenal Habibie, di seantero negeri ini? Dulu ketika kita masih kecil, apabila ditanya, Siapa tokoh idolamu? Maka sebagian besar dari kita akan menjawab Pak Habibie. Padahal kita tidak begitu mengenal dan mengetahui beliau. Yang kita tahu tentang beliau hanyalah sedikit, tetapi yang sedikit itu sangatlah dahsyat, sehingga membuat kita pantas mengidolakan beliau. Ya, siapa yang tidak tahu, Habibie lah yang telah mampu membuat sebuah pesawat CN-235 yang menjadi kebanggaan bangsa dan negara kita. Bayangkan seorang anak dari  negeri yang masih berkembang ini bisa membuat sebuah industri yang bisa menghasilkan pesawat. Tentulah sangat mengagumkan.

Seiring jalannya waktu, sosok Habibie semakin melekat di hati kita. Apalagi ada beberapa buku yang ditulis tentang beliau, antara lain Habibie The Series yang mengisahkan perjalanan hidup beliau. Tidak hanya buku saja, bahkan film pun sudah ditayangkan dan bisa dinikmati di bioskop. Semakin mudah bagi kita untuk mengenal sosok beliau. Dan tak bisa kita pungkiri, semakin kita mengenalnya, kita akan semakin mengidolakan beliau.




Aku dan foto Pak Habibie di Taman Pintar Jogjakarta


Bila kita simak lirik lagu diatas, kita bisa merasakan kehilangan yang sangat mendalam. Yaitu ketika Ibu Ainun Habibie meninggalkan Pak Habibie untuk selamanya. Bagi Pak Habibie, ibu Ainun adalah segalanya. Mereka adalah satu dan tak terpisahkan. Kisah cinta beliau yang sangat apik dan mengharukan sangat  menginspirasi kita. Bisa kita lihat bagaimana Ibu Ainun selalu mendampingi Pak Habibie kemanapun dan dalam kondisi apapun. Itulah yang membuat Pak Habibie merasa sangat kehilangan. Bahkan Pak Habibie menyatakan tidak ada yang bisa memisahkan cinta mereka, maut sekalipun.

Selain cinta dan kesetiaan yang begitu besar terhadap Sang Istri, maka satu hal yang patut diteladani adalah kecintaan dan kesetiaan Pak Habibie terhadap Bangsa dan Negara ini juga sangatlah besar.. Kita tahu bagaimana Pak Habibie rela pulang ke tanah air untuk mengabdikan dirinya kepada Bangsa ini. Padahal banyak para ilmuwan bangsa kita yang lebih suka menetap di luar negeri daripada harus pulang membangun negeri.

Tidak hanya itu, walaupun sudah purna tugas tetapi Pak Habibie tetap ,mendedikasikan dirinya kepada bangsa dan negara ini dengan mendirikan banyak yayasan. Salah satunya adalah The Habibie Center yaitu suatu yayasan yang berupaya memajukan modernisasi dan demokratisasi di Indonesia yang didasarkan pada moralitas dan integritas budaya dan nilai-nilai agama. 

The Habibi Center didirikan pada tanggal 10 Nopember 1998. Ada dua misinya, yaitu untuk menciptakan masyarakat  demokratis secara kultural dan struktural yang menjunjung tinggi hak asasi manusia serta mengkaji dan mengangkat isu-isu perkembangan demokrasi dan hak asasi manusia. Misi yang lain adalah untuk memajukan pengelolaan sumber daya manusia dan usaha sosialisasi teknologi. Banyak kegiatan yang dilakukan oleh yayasan ini antara lain adalah pemberian beasiswa di dalam dan luar negeri dan pemberian Anugrah Habibie atau Habibie Award. 

Kesetiaan terhadap istri dan Bangsa inilah yang harusnya menginspirasi kita. Yang harus kita contoh demi kemajuan Negara kita ini. Sebagai generasi muda tentu kesetiaan sangat penting kita miliki untuk membangun bangsa dan tanah air kita. Dedikasi kita akan senantiasa dinanti. Dan Pak Habibie sudah hadir memberi contoh dengan begitu sempurnanya.

Salah satu acara peringatan Ulang Tahun Habibie ke 80


Tanggal 25 Juni tahun ini Pak Habibie genap berumur 80 Tahun. Banyak kegiatan yang diadakan untuk memperingatinya. Salah satunya adalah Pameran foto Habibie dan Gebyar aneka lomba yang dilaksanakan oleh berbagai komunitas yang tergabung dalam Friends of Mandiri Museum. Pameran ini diadakan untuk umum mulai tanggal 24 Juli hingga 21 Agustus 2016 di Musium Bank Mandiri, Kota Tua Jakarta. Begitu semaraknya peringatan ulang tahun Pak Habibie ini adalah sebagai rasa syukur kita memiliki seorang ilmuwan dan inspirator bangsa seperti beliau. Terima kasih Pak habibie sudah selalu menginspirasi.

 


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar