Langsung ke konten utama

Postingan

Amazing Post

Bagaimana Menikmati Hari Tua Bersama Reksadana

Terkadang menghadapi beban hidup yang sangat berat ini,berasa kita tak mampu saja yaa.... Dulu ketika pertama kali diangkat pegawai negeri, delapan belas tahun yang lalu, gaji saya enam ratus ribu cukup banget buat makan sebulan, buat bayar semua tagihan baik listrik, telepon maupun PDAM, masih bisa juga buat jalan-jalan. Sekarang uang enam ratus ribu cuma cukup untuk kebutuhan beberapa hari saja. Gajiannya masih lama eh udah habis duitnya hehehe wah wah maap nih jadi curhat dehh..
Jadi begitulah yang namanya inflasi, ketika uang dengan nominalnya yang sama tak lagi  mempunyai nilai yang sama beberapa tahun kemudian. Kalau dulu beli nasi goreng masih boleh Rp. 2000, maka sekarang tentu sudah tidak ada lagi yang menjual nasi goreng dengan harga segitu. Nah kebayang kan, kalau kita rajin menabung di bank, sekarang mungkin punya tabungan 50 juta rasanya banyaak sekali, tetapi lihatlah bagaimana nasib uang 50 juta kita sepuluh tahun kemudian, dua puluh tahun kemudian? padahal apabila kit…
Postingan terbaru

KIRAB OBOR ASIAN GAMES SEBAGAI AJANG PROMOSI WISATA INDONESIA

Perhelatan akbar ASIAN GAMES masih sebulan lagi tetapi semaraknya sudah dimulai beberapa hari yang lalu. ASIAN GAMES adalah event olahraga terbesar di Asia yang pada tahun ini Indonesia menjadi tuan rumahnya. Ini kali kedua Indonesia menjadi tuan rumah. Yang pertama yaitu tahun 1962 di masa kepemimpinan Presiden Soekarno. Itulah mengapa Torch Relay sengaja dilewatkan ke kota Blitar, dimana terdapat makam Bung Karno. Menko PMK, Puan Maharani mengaku sangat bangga, "Alhamdulillah, sejarah kembali terulang, 56 tahun lalu, di masa Bung Karno, Indonesia pernah jadi Tuan Rumah dan tahun 2018, Indonesia menjadi Tuan Rumah untuk kedua kalinya. Tentu jadi kebangaan tersendiri bagi kami khususnya Keluarga Bung Karno bahwa Kirab Obor Asian Games ini singgah di Kota Blitar dan menyambangi Makam Bung Karno. Makna dan semangat di masa lalu tentu harus tetap ada di tahun ini.” Hal itu diungkapkan beliau ketika menyambut datangnya api obor Asian Games di situs makam Bung Karno kemarin siang.
Di…

RISOL BREAD CHICKEN STICK SO GOOD membuat Ramadhan kita semakin sempurna

Membuat Konten Yang Semakin Keren dengan ASUS VIVOBOOK A407

Saat ini laptop bukanlah lagi barang yang mewah. Hampir semua orang memilikinya, baik anak-anak maupun orang dewasa. Anak-anak yang notabene seorang siswa pasti membutuhkan laptop untuk mengerjakan tugas-tugas sekolahnya. Demikian pula mereka yang duduk di bangku SMA ataupun yang sudah kuliah. Bagi mereka para pekerja, laptop tentu mereka perlukan untuk menyelesaikan pekerjaan mereka. Oleh karena itu, tidak perlu heran bila kini hampir setiap orang memiliki laptop.


Laptop bagiku juga benda yang sangat penting dan sangat kubutuhkan. Aku pasti membawa laptopku kemanapun aku pergi. Apalagi aku adalah seorang guru. Setiap hari aku  mengajar memerlukan laptop. Walaupun di kelas disediakan laptop, tetapi aku lebih senang menggunakan laptopku sendiri, karena aku sudah familiar cara penggunaannya. Jadilah tiap hari aku harus membawa laptopku ke sekolah. Kebayang nggak kalau laptopku berat? Rasanya males yaa membawanya. Tapi apa boleh buat, aku harus tetap membawanya, karena aku memerlukannya…

SELAMATKAN RAMBUTMU DENGAN PERAWATAN EMERON COMPLETE HAIR CARE

Aku adalah seorang guru yang mengajar di sebuah SMP negeri di kota Lamongan. Sudah pernahkah anda ke Lamongan?  Kalau belum, berarti belum pernah merasakan panasnyaaaaa kotaku  dong. Lamongan yang terletak di pesisir pantai utara dan tidak jauh dari kota Surabaya, tentulah tidak beda jauh keadaan cuacanya dengan kota pahlawan ini. Apalagi aku tinggal jauh dari tempatku mengajar, so setiap hari aku harus mondar mandir nyaris 30 km pulang pergi. Kebayangkan betapa lamanya aku di jalan?


Udah gitu sebagai seorang guru di jaman milenial begini, mengajar tidaklah cukup hanya dengan duduk manis di dalam kelas saja. Tak jarang aku mengajak muridku untuk mengadakan outdoor activity. Apalagi aku guru bahasa Inggris, aku harus pintar-pintar memakai metode pembelajaran yang disukai oleh anak-anak, sehingga belajar bahasa Inggris tidaklah menjadi hal yang menakutkan bagi mereka. Oleh karena itu, akhirnya mengajarku tidak hanya di kelas saja, tetapi juga diluar kelas, dan otomatis kena sinar matah…