PENYEBAB DARAH HAID BERCAMPUR LENDIR BENING

Minggu, 31 Maret 2019

      Selama berlangsungnya siklus haid, para wanita seringkali melihat adanya lendir yang bercampur dengan darah haid dengan kurun waktu yang cukup konsisten. Tetapi lendir yang keluar tersebut aroma bau yang dimilikinya tidak menyengat. Tetapi sebetulnya apa yang menyebabkan pada saat haid keluar lendir bening yang bercampur dengan darah haid? Keluarnya darah haid bercampur lendir bening tersebut disebabkan oleh kelenjar serviks yang memiliki fungsi untuk menjaga kebersihan area kewanitaan dan melembabkannya. Meski begitu keluarnya lendir bersamaan dengan darah haid tersebut memiliki jumlah yang banyak dan akan menimbulkan aroma bau, ini merupakan indikasi adanya hal yang tidak baik dari kondisi tubuh seorang wanita. Oleh karena itu setiap wanita pastinya harus mewaspadai pada saat adanya lendir yang bercampur dengan darah haid yang menimbulkan aroma bau yang tidak sedap.
Berikut ini adalah 3 penyebab adanya darah haid yang bercampur lendir diantaranya yaitu : 

Ovulasi 
Ovulasi merupakan salah satu bentuk proses yang akan terjadi pada saat tibanya periode menstruasi. Hal tersebut dikarenakan adanya pelepasan sel telur yang berasal didalam folikel, dimana sel telur tersebut dinyatakan sudah matang pada saat berada didalam ovarium.Untuk bisa mendorong proses pelepasan tersebut, maka dapat dipastikan bagian kelenjar pituitary mampu mengeluarkan sejumlah hormone luteinzing didalam jumlah yang cukup banyak. Dimana akan mampu membuat meningkatnya kadar hormon estrogen dan progesterone. Yang perlu diketahui adalah para wanita umumnya akan dapat menghasilkan lendir disetiap periode menstruasi dengan tekstur lendirnya yang cukup berair. Pada saat melonjaknya hormone maka lendir akan bercampur dengan darah haid dan bahkan bisa semakin banyak, jika dilihat dari kalkulator ovulasi ini akan menjadi pertanda waktu yang paling subur.  

BAKTERI VAGINOSIS

    Keluarnya lendir bening yang bercampur dengan darah haid ini juga bisa dikarenakan adanya infeksi didalam bakteri vaginosis yang merupakan salah satu bentuk faktor utama dari terinfeksinya bagian darah. Kondisi ini adalah salah satu bentuk atau penyebab dari tidak seimbangnya normal bakteri didalam vagina yang menjadi terganggu. Bakteri vaginosis ini juga merupakan salah satu infeksi pada bagian vagina yang paling sering terjadi pada wanita dimasa suburnya. Sedangkan faktor yang menyebabkannya belum diketahui dengan pasti dan bagaimana perkembangannya. Tetapi para ahli melihat jika seorang wanita yang sering berganti pasangan didalam berhubungan badan maka kemungkinannya akan beresiko tinggi terkena bakteri vaginosis tersebut. Terjadinya bakteri vaginosis ini akan ditandai dengan adanya lendir atau keputihan yang tipis dengan baunya yang tidak sedap. Akan terjadi dalam waktu yang bersamaan ataupun tidak bersamaan dengan menstruasi dan juga pada bagian sekitar vagina akan merasakan gatal. 

INFEKSI RAGI VAGINA
Biasanya terjadinya infeksi ragi vagina disebabkan oleh adanya pertumbuhan jamur yang berlebihan, dan jamur tersebut diberi nama jamur candida. Pada saat jamur candida tersebut tumbuh secara berlebihan maka kondisi ini akan menyebabkan keputihan yang tebal dan bahkan teksturnya juga terlihat hampir menyerupai keju cair pada saat kamu menstruasi. Terjadinya infeksi ragi vagina ini juga akan menyebabkan rasa gatal pada area kewanitaan, akan munculnya sensasi seperti rasa terbakar, pada saat buang air kecil terasa sakit, dan bahkan pada saat melakukan hubungan suami istri pun akan terasa nyeri. 
Terjadinya kondisi yang seperti ini pastinya akan sangat membahayakan kesehatan vagina dan harus segera diatasi dengan baik. Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan terjadinya infeksi ragi pada bagian vagina seperti kurangnya waktu istirahat, stress yang berlebihan, terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang manis, gejala darah tinggi, HIV/AIDS, tidak terkontrol dengan baiknya kadar diabetes, dan faktor lainnya. 
Biasanya terjadinya infeksi ragi vagina ini bisa disembuhkan dengan hanya menggunakan salep, krim vagina, ataupun pil supositoria.

PEMBERSIHAN VAGINA
Sebenarnya keluarnya lendir pada saat menstruasi adalah sebuah hal yang wajar, dimana hal tersebut terjadi karena vagina atau organ intim sedang membersihkan dirinya supaya terhindar dari terjadinya peradangan ataupun infeksi ataupun penyebab darah encer. Vagina akan mengeluarkan lendir ataupun cairan bersamaan dengan haid yang ada didalam lendir tersebut yang mengandung sel sel mati dan juga bakteri.

URETRITIS
Adanya darah haid yang bercampur dengan lendir bening juga dapat disebabkan oleh uretritis. Hal tersebut dikarenakan saluran pembawa urine yang menuju kandung kemih akan menyebabkan meradangnya lendir dan iritasi yang bisa menimbulkan ciri ciri terjadinya infeksi pada sel darah putih. Terjadinya infeksi ini disebabkan oleh adanya virus dan juga bakteri didalam vagina dan lapisan yang ada didalam saluran uretra. Nantinya terjadinya iritasi ini akan berkembang dan menyerang organ ginjal serta kandung kemih sehingga menyebabkan bercampurnya lendir dengan darah menstruasi yang disertai dengan rasa sakit. 

Terjadinya darah haid yang bercampur dengan lendir bening ini bisa terjadi karena berbagai hal mulai dari tidak terjaga dengan baiknya kebersihan vagina, anemia, stress yang berlebihan, kurang tidur, dan bahkan bisa disebabkan oleh penyakit yang lainnya. Segera periksakan diri ke dokter jika keluarnya darah haid yang bercampur dengan lendir bening disertai bau. Selalu semangat hidup sehat yaaa..

12 komentar

  1. Klo ga di sertai bau gmn

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masih aman berarti tidak ada infeksi yaa..

      Hapus
  2. kalo pas haid itu perut tiba trasa sakit bnget sampe kaki selang sebntar ada yg kluar sprti hati apa daging tpi stlh itune kluar badane merasa lega knp ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya sakitnya itu karena mengeluarkan haid yg kental itu tadi. Kl udah keluar jd lega hilang sakitnya😁

      Hapus
  3. Dok kalau saya dara haid bercampur dengan lendir putih tapi di hari ke dua Dok dan lendirnya nga bau rok

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gapapa. InsyaAllah aman. Apalagi nggak bau kan..😁

      Hapus
  4. Dok klo haid pertama warna nya agak kecoklatan bercampur lendir trs hari kedua nya da keluar haid gmna dok?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gapapa asal gak bau dan gak sakit itu berarti normal.

      Hapus
  5. Dok saya haid normal selma 6 hr setelah itu saya udah gk haid lg tp stelah 2 hri saya haid lg dan perut terasa sakit bnget dan udh brjln 3hr ini dan yg ke tiga hr brcak darah ada lendirnya
    Mohon pnjelasan dok terima kasih

    BalasHapus
  6. Dok saya haid normal selma 6 hr setelah itu saya udah gk haid lg tp stelah 2 hri saya haid lg dan perut terasa sakit bnget dan udh brjln 3hr ini dan yg ke tiga hr brcak darah ada lendirnya
    Mohon pnjelasan dok terima kasih

    BalasHapus
  7. dok, kalo keluarnya seperti air ketuban tp darah lebih sedikit itu gimana dok. amankah

    BalasHapus
  8. Dok saya mengalami haid yg bercampur lendir warna merah kehitaman,dan rasa mules yang berlangsung selam 5 hari,saya kena sistitis,tapi saya sudah terapi obat terus menerus tidak sembuh juga,di usg saya punya kista ovarium,dan belum hamil setelah menikah 5 bulan,kira2 penyebabnya apa ya dok,haid saya seperti itu dan tidak kunjung sembuh sistitis saya

    BalasHapus

Tengkyu udah blog walking here and nyempetin comment yaa...


Hakuna Matata
@trianadewi_td