Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2018

SEKOLAHKU SEKOLAH ADIWIYATA

ANYANG-ANYANGAN TAK BOLEH MENGGANGGU AKTIVITASKU

Sejak suamiku meninggal, praktis aku menjadi single parents, harus bisa menjadi ibu sekaligus ayah buat keempat anakku. Sudah kebayang kan gimana rempongnya menuruti keempat permintaan anakku, apalagi ada yang bersekolah di luar kota. Waktuku nyaris habis di jalan untuk memenuhi keperluan mereka. Udah gitu, aku tinggal di kota kecil, yang tentu saja kurang fasilitasnya, tidak seperti kalau hidup di kota besar. Di kota besar, banyak sekali jasa online yang bisa mempermudah urusan kita, tinggal memencet handphone, maka urusan menjadi lancar, kebutuhan bisa terpenuhi, padahal kita hanya di rumah saja. Misalnya kita ingin makan enak tanpa repot memasak, tinggal telepon lalu menggunakan jasa delivery service, tak sampai setengah jam, makanan yang kita inginkan sudah ada di hadapan kita. Mudah sekali hidup di jaman now ini. Eh tetapi aku berbahagia koq hidup di kota kecil, walaupun terpaksa harus wira wiri sendiri memenuhi semua kebutuhanku hehehe...

         Aku tinggal lima bela…

BLOG TOUR Buku 30 Cerita Tata Krama LIA HERLIANA

Bu, besok bawakan Novel Dilan yaa Buuuuu, jangan lupa lhoooo....
Aku membuka pesan whatssapp yang masuk, aku tidak mengenal pesan itu dari siapa, belum kusimpan di phonebook ku. Kulihat foto profilnya, eh ternyata foto artis korea yang lagi naik daun. Huft, anak-anak selalu saja begitu. Tapi aku tahu siapa pengirim pesan itu. Ya.. dia memang salah satu muridku yang dari kemarin memang ingin meminjam novelku.  Tiba-tiba ada sebuah pesan masuk lagi,
Bu, besok try outnya jangan sulit-sulit yaaa!!
Tentu saja pesan itu juga dari muridku, dan lagi-lagi tanpa identitas. Padahal berkali-kali aku sampaikan, setiap kirim pesan aku  meminta mereka menuliskan nama dan kelas mereka, agar aku tahu dari siapa pesan itu. Tidak mungkin aku menyimpan semua nomer muridku yang jumlahnya ratusan itu bukan? Tetapi selalu saja mereka lupa. Entah lupa beneran atau memang malas. Belum lagi kalimat yang mereka gunakan, seringkali tidak sopan, lihatlah pesan yang pertama, sudah menyuruhku membawakan novel, tidak …